Senin, 09 Juli 2012

Pengertian Penyakit Menular Seksual:


Pengertian Penyakit Menular Seksual:

PMS atau penyakit menular seksual yaitu penyakit yang menyerang manusia melalui transmisi hubungan seksual, seks oral, dan seks anal. PMS juga dapat ditularkan melalui jarum suntik, kelahiran dan menyusui.
Penyakit menular seksual, atau PMS adalah berbagai infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual.
A. Penyakit Infeksi Menular Seksual yang Disebabkan Bakteri
Gonore
Gonere adalah penyakit yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae, yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan dan bagian putih mata ( konjungtiva ). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita , gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput didalam pinggul sehingga timbul nyeri pinggul dan gangguan reproduksi.
Gejala penyakit kencing nanah mungkin tidak begitu nyata lagi, namun jika dilakukan pemeriksaan getah prostat, nanah akan keluar bersama lendir (lewat urut prostat ). Gejala kencing nanah yang masih baru sangat nyata. Dari liang penis pada pria atau di mulut vagina pada wanita, menetes nanah menyerupai susu kental manis yang biasanya meninggalkan flek di celana dalam. Nanah umumnya menetes waktu bangun tidur pagi hari (morning drip). Jika penyakit sudah berlangsung menahun (lebih dari 6 bulan), gejala itu mungkin tidak lagi nyata. Penyakit biasanya sudah bersarang masuk jauh ke organ reproduksi yang lebih dalam. Pada pria sudah ke buah zakar, atau sudah sampai ke kelenjar prostat dan pada wanita bisa sampai ke saluran telur tuba. Hampir sama dengan kencing nanah ada jenis kuman lain yang juga ditularkan lewat hubungan seks, yakni kuman chlamydia. Di AS, penyakit ini ditakuti sebab menyerang sebagian besar pria dewasa yang diperoleh dari wanita penghibur, prostitusi atau kegiatan seks bebas.Mirip kencing nanah, gejala chlamydia juga ada yang menetes dari liang penis, namun tidak kental seperti kencing nanah. Gejala lainnya timbul pembengkakan kelenjar. Jika kencing nanah atau chlamydia suami terlanjur menulari istri dan jenis kumannya tergolong yang sudah kebal obat tentu akan mengganggu jalannya perkawinan.

Pada pria, gejala awal gonore biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi. Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra dan beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih serta keluarnya nanah dari penis. Sedangkan pada wanita, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. Penderita seringkali tidak merasakan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit tersebut hanya setelah pasangan hubungan seksualnya tertular. Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina, dan demam. Infeksi dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra, dan rektum serta menyebabkan nyeri pinggul yang dalam ketika berhubungan seks.

Wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seks melalui Anus (anal sex) dapat menderita gonore pada rektumnya. Penderita akan merasakan tidak nyaman di sekitar anusnya dan dari rektumnya keluar cairan. Daerah di sekitar anus tampak merah dan kasar, serta tinjanya terbungkus oleh lendir dan nanah.
Hubungan seksual melalui mulut (oral sex) dengan seorang penderita gonore biasanya akan menyebabkan gonore pada tenggorokan (faringitis gonokokal). Umumnya infeksi tersebut tidak menimbulkan gejala, namun terkadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan untuk menelan.
Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata, maka bisa menyebabkan terjadinya infeksi mata luar (konjungtivitis gonore). Bayi yang baru lahir juga bisa terinfeksi gonore dari ibunya selama proses persalinan sehingga terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan dari matanya keluar nanah. Jika infeksi itu tidak diobati, maka akan menimbulkan buta
Diagnosis penyakit gonore didasarkan pada hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap nanah, dimana ditemukan bakteri penyebab gonore. Jika pada pemeriksaan mikroskopik tidak ditemukan bakteri, maka dilakukan pembiakan di laboratorium.

Gonore biasanya diobati dengan suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) atau dengan pemberian antibiotik per-oral (melalui mulut) selama satu minggu (biasanya diberikan doksisiklin). Jika gonore telah menyebar melalui aliran darah, biasanya penderita dirawat di rumah sakit dan mendapatkan antibiotik intravena (melalui pembuluh darah atau infus).

Berbeda dengan hepatitis C, suami yang mengidap kencing nanah (gonorrhoe) bukan tidak tahu kalau dirinya mengidap kencing nanah. Jika suami mengidap kuman kencing nanah yang bandel, bisa jadi penyakit kencing nanahnya belum sembuh betul. Tak jarang, calon pengantin yang kena kencing nanah sudah bolak-balik berobat namun belum sembuh juga. Karena takut menulari pasangannya, pasien pun menunda-nunda hari perkawinannya tanpa memberi tahu pihak calon istri apa sebabnya. Ada generasi kuman kencing nanah yang memang bandel. Gejala penyakit kencing nanahnya mungkin tidak begitu nyata lagi, namun jika dilakukan pemeriksaan getah prostat, nanah akan keluar bersama lendir (lewat urut prostat). Gejala kencing nanah yang masih baru sangat nyata. Dari liang penis pada pria atau di mulut vagina pada wanita, menetes nanah menyerupai susu kental manis yang biasanya meninggalkan flek di celana dalam. Nanah umumnya menetes waktu bangun tidur pagi hari (morning drip). Jika penyakit sudah berlangsung menahun (lebih dari 6 bulan), gejala itu mungkin tidak lagi nyata. Penyakit biasanya sudah bersarang masuk jauh ke organ reproduksi yang lebih dalam. Pada pria sudah ke buah zakar, atau sudah sampai ke kelenjar prostat dan pada wanita bisa sampai ke saluran telur tuba. Hampir sama dengan kencing nanah ada jenis kuman lain yang juga ditularkan lewat hubungan seks, yakni kuman chlamydia. Di AS, penyakit ini ditakuti sebab menyerang sebagian besar pria dewasa yang diperoleh dari wanita penghibur, prostitusi atau kegiatan seks bebas.
Mirip kencing nanah, gejala chlamydia juga ada yang menetes dari liang penis, namun tidak kental seperti kencing nanah. Gejala lainnya timbul pembengkakan kelenjar. Jika kencing nanah atau chlamydia suami terlanjur menulari istri dan jenis kumannya tergolong yang sudah kebal obat tentu akan mengganggu jalannya perkawinan.

Infeksi genital non spesifik
Infeksi genital non spesifik ( IGNS ) merupakan infeksi traktus genital yang disebabkan oleh penyebab yang non spesifik. Istilah ini mulai digunakan di Inggris sejak tahun 1972 yang meliputi berbagai keadaan, yaitu uretritis non spesifik, proktitis nonspesifik pada pria homoseksual, dan infeksi nonspesifik pada wanita.( Hans Lumintang, 2005 ) Uretritis nonspesifik ( UNS ) ialah peradangan uretra yang penyebabnya dengan pemeriksaan laboratorium sederhana tidak dapat dipastikan atau diketahui. Uretritis non gonore( UGN ) ialah peradangan uretra yang bukan disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoea. Kedua istilah ini sering dianggap sama, tetapi bila semua UNS adalah non - gonore, tidak se,ua UGN adalah nonspesifik. IGNS pada wanita umumnya menunjukkan infeksi pada serviks, meskipun infeksi menular seksual nonspesifik pada wanita dapat menyerang uretre maupun vagina. Istilah UNS dan UGN lebih sering digunakan untuk pasien pria.

Sipilis
Sifilis adalah penyakit infeksi yang disebab oleh Treponema pallidum, merupaka penyakit kronis dan bersifat sistemik, selama perjalanan penyakit dapat menyerang seluruh organ tubuh, ada masa laten tanpa manifestasi lesi di tubuh, dan dapat ditularkan kepada bayi di dalam kandungan.

Penularan biasanya melalui kontak seksual; tetapi, ada beberapa contoh lain seperti kontak langsung dan Kongenital sifilis (penularan melalui ibu ke anak dalam Uterus Gejala dan tanda dari sifilis banyak dan berlainan; sebelum perkembangan tes serologikal, diagnosis sulit dilakukan dan penyakit ini sering disebut “Peniru Besar” karena sering dikira penyakit lainnya.
Di Amerika Serikat, dilaporkan sekitar 36.000 kasus sifilis tiap tahunnya, dan angka sebenarnya diperkiran lebih tinggi. Sekitar tiga per lima kasus terjadi kepada lelaki.Bila tidak terawat, sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, Jantung, atau Otak. Sifilis yang tak terawat dapat berakibat fatal. Orang yang memiliki kemungkinan terkena sifilis atau menemukan pasangan seks-nya mungkin terkena sifilis dianjurkan untuk segera menemui dokter secepat mungkin. Sifilis dapat dirawat dengan Penisilin atau Antibiotik lainnya.

Menurut statistik, perawatan dengan pil kurang efektif dibanding perawatan lainnya, karena pasien biasanya tidak menyelesaikan pengobatannya. Cara terlama dan masih efektif adalah dengan penyuntikan procaine penisilin di setiap pantat ( procaine diikutkan untuk mengurangi rasa sakit); dosis harus diberikan setengah di setiap pantat karena bila dijadikan satu dosis akan menyebabkan rasa sakit. Cara lain adalah memberikan kapsul Azithromycin lewat mulut (memiliki durasi yang lama) dan harus diamati. Cara ini mungkin gagal karena ada beberapa jenis sifilis kebal terhadap azithromycin dan sekitar 10% kasus terjadi pada tahun 2004. Perawatan lain kurang efektif karena pasien diharuskan memakan pil beberapa kali per hari. Perawat kesehatan profesional mengusulkan seks aman dilakukan dengan menggunakan kondom bila melakukan aktivitas seks, tapi tidak dapat menjamin sebagai penjaga yang pasti. Usul terbaik adalah pencegahan aktivitas seksual dengan orang yang memiliki penyakit kelamin menular dan dengan orang berstatus penyakit negatif.

Ulkus Mole ,
Ulkus Mole atau sering disebut choncroid. Ialah penyakit infeksi genitalia akut, setempat, inokulasi sendiri ( autoinoculable ) , disebabkan oleh Haemophilus ducreyi , dengan gejala klinis khas berupa ulkus pada tempat masuk dan seringkali disertai supurasi kelenjar getah bening regional.
Limfogranuloma Venerium ( LGV )
Limfogranuloma Venerium ( LGV ) adalah infeksi menular seksual disebabkan oleh jenis Chlamydia trachomatis yang mengenai saluran pembuluh limfe dan kelenjar limfe, terutama pada daerah genital, inguinal, anus dan rectum.
Sebuah luka kecil yang tidak sakit di daerah kemaluan (biasanya tidak diperhatikan) biasanya diikuti oleh pembengkakan yang menyakitkan dan parah dari kelenjar dan jaringan-jaringan di sekitarnya. Hal ini terjadi antara 5-30 hari setelah penularan pertama. Diagnosis dilakukan dengan cara pembiakan cairan dari luka atau pembuktian akan adanya kuman dengan sebuah tes antigen.
Vaginosis Bakterial
Vaginosis bakterial adalah sindrom klinik akibat pergantian Lactobasillus Spp penghasil H2O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi     (contoh: Bacteroides Spp, Mobiluncus Spp), Gardnerella vaginalis, dan Mycoplasma hominis Gardnerella vaginalis

Berbagai kepustakaan, selama 30 tahun terakhir membenarkan observasi Gardner dan Dukes’ bahwa G vaginalis sangat erat hubungannya dengan vaginosis bakterial. Meskipun demikian dengan media kultur yang sensitif G. vaginalis dapat diisolasi dalam konsentrasi yang tinggi pada wanita tanpa tanda-tanda infeksi vagina. G.vaginalis dapat diisolasi pada sekitar 95% wanita dengan vaginosis bakterial dan 40-50% pada wanita, tanpa gejala vaginitis atau pada penyebab vaginitis lainnya. Sekarang diperkirakan bahwa G.vaginalis berinteraksi melalui cars tertentu dengan bakteri an- aerob dan mycoplasma genital menyebabkan vaginosis bacterial        Bakteri anaerob

Bacteroides Spp diisolasi sebanyak 76% dan Peptostreptococcus sebanyak 36% pada wanita dengan vaginosis bakterial. Pada wanita normal kedua tips anaerob ini lebih jarang ditemukan. Penemuan spesies anaerob dihubungkan dengan penurunan laktat dan peningkatan suksinat dan asetat pada cairan vagina. Setelah terapi dengan metronidazole, Bacteroides dan Peptostreptococcus tidak ditemukan lagi dan laktat kembali menjadi asam organik yang predominan dalam cairan vagina. Spiegel menyimpulkan bahwa bakteri anaerob berinteraksi dengan G.vaginalis untuk menimbulkan vaginosis. Peneliti lain memperkuat hubungan antara bakteri anaerob dengan vaginosis bakterial. Menurut pengalaman kami Bacteroides Spp paling Bering dihubungkan dengan vaginosis bakterial. Mikroorganisme anaerob yang lain yaitu Mobiluncus Spp, merupakan batang anaerob lengkung yang juga, ditemukan pada vagina bersama-sama dengan organisms lain yang dihubung- kan dengan vaginosis balcterial. Mobiluncus Spp hampir tidak pemah ditemukan pada wanita normal, 85% wanita dengan vaginosis bakterial mengandung organisme.

Berbagai peneliti menyimpulkan bahwa Mycoplasma hominis jugs harus dipertimbangkan sebagai agen etiologik untuk vaginosis bakterial, bersama-sama, dengan G.vaginalis dan bakteri anaerob.3 Prevalensi tiap mikroorganisme ini meningkat pada wanita dengan vaginosis bakterial. Organisms ini terdapat dengan konsentrasi 100-1000 kali lebih besar pada wanita dengan vaginosis bakterial daripada wanita normal.
Wanita dengan vaginosis bakterial dapat tanpa gejala atau mempunyai bau vagina yang khas yaitu bau amis, terutama waktu berhubungan seksual. Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. Cairan seminal yang basa (pH 7,2) menimbulkan terlepasnya amin dari perlekatannya pada protein dan amin yang menguap menimbulkan bau yang khas. Walaupun beberapa wanita mempunyai gejala yang khas, namun pada sebagian besar wanita dapat asimtomatik. Pada pemeriksaan terdapat sekret yang homogen, tipis dan cair. Berbeda dengan sekret normal vagina yang lebih tebal dan terdiri atas kumpulan Bel epitel vagina yang memberikan gambaran berkelompok atau menggumpal. Sekret vaginosis bakterial berwarna putih atau keabu-abuan. Sekret yang berwarna kekuningan atau hijau purulen eras hubungannya dengan trikomoniasis atau servisitis, tetapi tidak dengan vaginosis bakterial. Pada penderita dengan vaginosis bakterial tidak ditemukan inflamasi pada vagina dan vulva. Vaginosis bakterial dapat timbul bersama infeksi traktus genital bawah seperti trikomoniasis dan servisitis sehingga menimbulkan gejala genital yang tidak spesifik.

Peningkatan konsentrasi bakteri intravaginal, bersama-sama dengan pergeseran ke flora virulen yang lebih banyak dapat merupakan predisposisi komplikasi obstetrik dan ginekologik tertentu. seperti korioamnionitis, infeksi cairan arninnion, infeksi pada mass nifas, penyakit radang panggul, kelahiran prematur dan his premature Joesoef dkk membuktikan hubungan bermakna antara kehamilan 16-20 minggu dengan kelahiran prematur, pada 3 rumah sakit di Jakarta.
Kenyataan ini mengubah vaginosis bakterial dari penyakit yang hanya menyebabkan gangguan keputihan ke potensi infeksi traktus genital atas yang serius.
B. Penyakit Infeksi Menular Seksual yang Disebabkan oleh parasit

Definisi dan Penyebab:
  TOXOPLASMA itu bukan virus melainkan suatu protozoa ! Pada umumnya yang sebabkan penyakit adalah Toxoplasma Gondii, suatu protozoa intraseluler, protozoa ini banyak terdapat pada kucing dan anjing. Dilihat dari sejarahnya, Toxo adalah parasit protozoa bersel tunggal penyebab Toxoplasmosis. Virus ini pertama kali ditemukan dalam hewan pengerat di Afrika Utara yang disebut gondii oleh Charles Nicolle dan Lonis Manceaux di Laboartorium Institut Pasteur di Tunisia pada tahun 1908. Siklus hidup selengkapnya baru ditemukan pada tahun 1970 yakni ditemukannya siklus seksual pada kucing sebagai hospes tetapnya, sedangkan pada hospes perantara adalah berbagai jenis burung dan mamalia termasuk manusia.
Toksoplasma adalah penyakit yang diakibatkan oleh parasit Toksoplasma gondii, yang dapat ditularkan oleh kucing. Ternyata tak hanya kucing yang dapat menjadi dalang penyebaran penyakit toksoplasma. Toksoplasma dapat menyerang semua jenis satwa, termasuk burung, ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain, bahkan manusia. Parasit ini juga bisa terdapat pada daging setengah matang, telur setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang tercemar tinja hewan peliharaan yang mengandung oosit toksoplasma, salah satu bentuk toksoplasma yang dapat menimbulkan infeksi. Toksoplasma dalam bentuk tachizoit terdapat dalam cairan tubuh seperti darah, air liur, dan cairan sperma, yang mampu ditularkan oleh serangga lewat gigitan. Tachizoit pun bisa bersarang di calon telur atau kelenjar susu sehingga tidak menutup kemungkinan telur dan air susu pun bisa tertular toksoplasma.

Gejala :
  Pada dasarnya manusia resisten (kebal) terhadap infeksi toksoplasma. Walaupun terinfeksi (kuman masuk ke dalam tubuh), itu tidak menimbulkan gejala penyakit. Jika tubuh kuat, maka parasit yang diidap hanya diam tenang tidak menimbulkan gejala penyakit. Kista akan menimbulkan gejala sakit jika kondisi tubuh lemah, kekebalan tubuh menurun, kekurangan gizi, dan dalam keadaan stres. Kista pada jaringan tubuh dapat merusak organ. Toksoplasma pada bayi dapat menyebabkan kelainan pada saraf, mata, serta kelainan sistemik seperti pucat, kuning, demam, pembesaran hati dan limpa atau pendarahan. Gangguan fungsi saraf dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan psikomotor dalam bentuk retardasi mental (gangguan kecerdasan maupun keterlambatan perkembangan bicara), serta kejang dan kekakuan yang akhirnya menimbulkan keterlambatan perkembangan motorik. 80 - 90 % orang normal tidak menunjukkan gejala. hanya 10-20 persen menunjukkan gejala. Pada orang dewasa
Toksoplasma biasanya menimbulkan gejala berupa :
- Rasa lelah
- Flu
- Nyeri kepala
- Sakit tenggorokan
- Demam
- pembesaran kelenjar getah bening termasuk hati serta limpa,
- gangguan pada kulit

Gejalanya biasanya ringan dan sembuh sendiri dalam beberapa bulan. kebanyakan orang akan menganggap bahwa dia terkena flu ringan dan tidak perlu pergi ke dokter. kalau toh pergi juga, dokter pun sangat jarang yang berpikir kearah infeksi toksoplasma. Sebenarnya Toxo bukanlah penyakit menular kepada pasangan, tetapi ia menular pada keturunan. Bisa jadi anak pertama dan kedua sehat, tetapi anak ketiga cacat atau mengalami Epilepsi dan autisme. Tetapi yang sering terjadi sesungguhnya jika dilakukan tes di laboratorium, baik anak pertama maupun anak kedua sesungguhnya turut terinfeksi.

Patogent:
  Penyebab utama dari virus dan parasit TORCH (Toxo, Rubella, CMV, dan Herpes) adalah hewan yang ada di sekitar kita, seperti ayam, kucing, burung, tikus, merpati, kambing, sapi, anjing, dan lainnya. Meskipun tidak secara langsung sebagai penyebab terjangkitnya penyakit yang berasal dari virus ini adalah hewan, namun juga bisa disebabkan oleh karena perantara (tidak langsung) seperti memakan sayuran, daging setengah matang dan lainnya.

Deteksi toxo:
  Dengan melakukan tes laboratorium yang disebut TORCH. Yaitu pemeriksaan melalui 4 jenis tes, parasit TOxoplasma, virus Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan virus Herpes. Masing2 ada tes IgM dan IgG nya. Serum untuk mencari ada tidaknya IgG spesifik untuk parasit/virus TORCH. Bila hasilnya NEGATIF, berarti Anda tidak pernah terinfeksi TORCH. Bila POSITIF, berarti pernah terinfeksi. Note: (periksa Anti-Toxoplasma IgG, Anti-Rubella IgG, Anti-CMV IgG, Anti-HSV2 IgG). Tes IgG itu untuk meriksa apakah pada masa lalu si pasien pernah kena infeksi Bila IgG POSITIF

serum untuk mencari ada tidaknya IgG spesifik untuk parasit/virus TORCH. Bila hasilnya NEGATIF, berarti Anda tidak pernah terinfeksi TORCH. Bila POSITIF, berarti pernah terinfeksi. Note: (periksa Anti-Toxoplasma IgG, Anti-Rubella IgG, Anti-CMV IgG, Anti-HSV2 IgG). Tes IgG itu untuk meriksa apakah pada masa lalu si pasien pernah kena infeksi. Bila IgG POSITIF.
C. Penyakit Infeksi Menular Seksual yang Disebabkan oleh Jamur
Dalam sebuah tanaman yang terinfeksi, jamur menghasilkan teliospores di tempat serbuk sari (pada spesies tanaman dioecious, betina terinfeksi mengembangkan spora-bantalan anter dan ovarium yang dibatalkan). Penyakit ini mensterilkan tetapi tidak membunuh tanaman inangnya. mereka diangkut dari sakit ke tanaman sehat dengan serangga yang biasanya berfungsi sebagai penyerbuk untuk tanaman inang. Setelah diendapkan pada tanaman inang, teliospores diploid mengalami meiosis dan menimbulkan empat sel haploid. Masing-masing sel tunas dari ragi-seperti sporidia secara lokal pada permukaan tanaman. Dicaryons menular baru yang cepat dihasilkan oleh konjugasi dua sel dari tipe kawin berlawanan. Hifa Dicaryotic kemudian masukkan jaringan host dan tumbuh endophytically. Jika jamur berhasil mencapai batang bawah sebelum musim dingin, tanaman dapat menjadi sistemik terinfeksi dan hanya menghasilkan bunga yang sakit dalam tahun-tahun berikutnya. Pemulihan dari penyakit ini jarang terjadi.
Sebuah silsilah gen beberapa pendekatan diidentifikasi beberapa spesies samar dalam   M. violaceum , sesuai dengan garis keturunan yang sangat khusus pada spesies tanaman yang berbeda, terisolasi selama beberapa juta tahun. Para filogeni dari jamur dan tanaman inang yang tidak kongruen, menunjukkan bahwa cospeciation tidak terjadi. violaceum terisolasi oleh sebuah penghalang yang kuat pasca-zigotik: persilangan dapat diperoleh secara in vitro, namun kebanyakan hibrida tidak layak.
perpustakaan cDNA dari spesies yang berbeda dari saudara M. kompleks violaceum will be sequenced. violaceum akan diurutkan. Perbandingan antara homolog gen dari spesies yang berbeda akan memungkinkan mengidentifikasi gen bawah seleksi positif, yaitu yang telah evolusi yang cepat dan berbeda antara spesies saudara khusus pada tanaman inang yang berbeda. Gen ini diharapkan memiliki peran penting dalam spesiasi (pembentukan spesies) dan adaptasi dari jamur untuk tanaman inang. Proyek ini akan membawa wawasan ke dalam mekanisme molekuler dan evolusi spesiasi dan adaptasi di patogen, yang akan memiliki konsekuensi teoritis dan diterapkan penting, misalnya untuk memahami munculnya penyakit pada tanaman dan manusia dan lebih luas dalam kedokteran.
D. Penyakit Infeksi Menular Seksual yang Disebabkan oleh Virus

Herpes simplex
dengan masatenggang 4 - 7 hari sesudah virus masuk ke dalam tubuh melalui hubunganseks. Gejala yang ditimbulkan adalah :
•Bintil-bintil berair seperti anggur di sekitar kelamin.
•Pecah, lalu menyebabkan luka kering mengerak lalu hilang.
•Terulang lagi sampai seumur hidup.Pada perempuan, seringkali menjadi kanker mulut rahim beberapatahun kemudian. Penyakit ini belum ada obat yang benar-benar mujarab,tetapi pengobatan anti virus bisa mengurangi rasa sakit dan lamanya episodepenyakit.

Sifilis (Raja Singa)
  Kuman penyebabnya disebut
  Treponema pallidum
.   Masa tanpa gejalaberlangsung 3-4 minggu,kadang-kadang sampai 13minggu.Kemudiantimbul benjolan di sekitar alat kelamin. Kadang-kadang disertai pusing-pusingdan nyeri tulang seperti flu, yangakan hilang sendiri tanpa diobati.Ada bercak kemerahan padatubuh sekitar 6-12 minggu setelahhubungan seks. Gejala ini akanhilang dengan sendirinya danseringkali penderita tidakmemperhatikan hal ini.Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidakmenunjukkan gejala apa-apa, atau disebut masa laten. Setelah 5-10 tahunpenyakit sifilis akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada perempuan hamil sifilis dapat ditularkan kepada bayi yangdikandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa danketerbelakangan mental.

Klamidia
Penyakit ini disebabkan oleh
Chlamydia trachomatis
. Masa tanpagejala ber-langsung 7 - 21 hari. Gejalanya adalah timbul peradangan pada alat reproduksi laki-laki dan perempuan.Pada perempuan, gejalanya bisa berupa :
•Keluarnya cairan dari alat kelamin atau sering disebut keputihan encer berwarna kuning  kecoklatan.
•Rasa nyeri di rongga pinggul.
•Pendarahan setelah hubungan seksual.Sedangkan pada laki-laki, gejalanya bisa berupa :
•Keluar cairan bening dari saluran kencing.
•Rasa nyeri saat kencing.
•Infeksi lebih lanjut dapat menyebabkan banyak cairan keluar danbercampur nanah.Tidak jarang pula, gejala tidak muncul sama sekali, padahal prosesinfeksi sedang berlangsung. Oleh karena itu penderita tidak sadar sedangmenjadi pembawa PMS dan menularkannya kepada pasangannya melaluihubungan seksual.Akibat terkena Klamidia pada perempuan adalah cacatnya salurantelur dan kemandulan, radang saluran kencing, robeknya saluran ketubansehingga terjadi kelahiran bayi sebelum waktunya (prematur). Sementarapada laki-laki akibatnya adalah rusaknya saluran air mani dan mengakibatkankemandulan, serta radang saluran kencing. Pada bayi, 60% - 70% terkenapenyakit mata atau saluran pernafasan (pneumonia).

Trikomoniasis Vaginalis
Trikomoniasis adalah PMS yang disebabkan oleh parasit
Trichomonasvaginalis
.Gejala dan tanda-tandanya adalah:
•Keluar cairan vagina berwarna encer dan baunyabusuk.
•Vulva agak bengkak, gatal, dan tidak nyaman.
•Nyeri saat kencing.

Kutil Kelamin
Penyebabnya adalah
human papilloma virus
(HPV) dengan gejalayang khas yaitu terdapat satu atau beberapa kutil di sekitar kemaluan.Pada perempuan, dapat mengenai kulit di daerah kelamin sampaidubur, selaput lendir bagian dalam liang kemaluan sampai leher rahim. Bilaperempuan hamil, kutil dapat tumbuh sampai besar sekali. Kutil kelaminkadang-kadang bisa mengakibatkan kanker leher rahim atau kanker kulit disekitar kelamin.Pada laki-laki mengenai alat kelamin dan saluran kencing bagiandalam. Kadang-kadang kutil tidak terlihat sehingga tidak disadari. Biasanyalaki-laki baru menyadari setelah ia menulari pasangannya.Sampai sekarang belum ada obat yang dapat secara tuntasmenyembuhkan kutil kelamin. Pengobatan hanya sampai pada tahapmenghilangkan kutilnya saja.

HIV/AIDS
AIDS adalah singkatan dari
 Acquired Immuno Deficiency Syndrome
  Penyakit ini adalahkumpulan gejala akibat menurunnyasistem kekebalan tubuh yang terjadikarena seseorang terinfeksi virus HIV.HIV sendiri adalah singkatan dari
Human Immunodeficiency Virus
Orang yang terinfeksi oleh virus ini tidak dapatmengatasi serbuan penyakit lain karena sistemkekebalan tubuhnya menurun terus secara drastis.Virus ini tergolong unik karena daur hidupnya.Virus HIV yang hidup bebas di luar tidak dapatberkembang biak. Namun, jika virus tersebut hinggapdi sel hidup, ia akan mengubah sel tersebut menjadipabrik virus HIV. HIV hanya akan mengikatkan diripada reseptor khusus di permukaan sel. Reseptor inihanya terdapat di sel darah putih, sel pencernaan,dan sel otak. (Gambar 1).HIV menembus dinding sel melalui reseptor tersebut dan melepaskan seluruh isi virus ke dalamsel tersebut (Gambar 2).Enzim yang ada dalam tubuh virus merubahRNA (Ribonucleat acid) rantai tunggal menjadi rantaiganda (DNA) agar sesuai dengan DNA inangnya.(Gambar 3).DNA virus bergabung dengan DNA inang. Selinang tidak dapat mengetahui apa yang terjadipadanya.
Sel inang lalu akanmenginstruksikan organel-organelnya untukmereplikasi RNA guna membentuk HIV baru. Danpada akhirnya, virus HIV baru akan keluar dari selinang dan siap untuk menyerang sel lain. (Gambar 5).Sesudah terjadi infeksi virus HIV, awalnya tidakmemperlihatkan gejala-gejala khusus. Baru beberapaminggu sesudah itu orang yang terinfeksi sering kalimenderita penyakit ringan sehari-hari seperti flu ataudiare.Penderita sering kali merasa sehat danmemang dari luar memang tampak sehat. Sering kali3-4 tahun penderita tidak memperlihatkan gejala yangkhas. Sesudahnya, tahun ke 5 atau 6 mulai timbuldiare berulang, penurunan berat badan secaramendadak, sering sariawan di mulut, dan terjadipembengkakan di daerah kelenjar getah bening. Kekebalan tubuh semakinlemah dan akhirnya penderita mudah terjangkit berbagai macam penyakit.Sampai nanti penderita meninggal perlahan. Belum ditemukan obat bagipenderitannya sampai saat ini. Obat yang tersedia hanya dapat menolongpenderita untuk mempertahankan kesehatan tubuhnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar